Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup naik 48 poin atau 0,3% pada
14.613, terutama atas optimisme investor menyambut musim rilis kinerja emiten kuartal
I-2013. Investor spekulasi bahwa emiten Amerika masih mampu membukukan
pertumbuhan kinerja yang moderat walaupun pemulihan ekonomi negara mereka
kadang masih tersendat. Rangkuman pendapat pemerintah Indonesia kemarin
menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2014 diperkirakan tidak mencapai
target 7%, tetapi berkisar antara 6,3-6,8%. Hal itu mempertimbangkan dampak
kondisi ekonomi dunia tahun ini yang juga belum pulih, dan menteri keuangan memperkirakan
pertumbuhan ekonomi global masih sekitar 3,5%. Pada tahun ini pertumbuhan
ekonomi Asean plus lima negara (Asean plus Jepang, RRT, Korsel, Australia dan
Selandia Baru) lebih buruk dari 2013. Di lain pihak, Bank Indonesia (BI)
memperkirakan perekonomian nasional tahun ini bisa tumbuh sekitar 6,4%, atau
lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi tahun 2012 yang mencapai 6,23%.
Proyeksi Bank Indonesia ini lebih rendah dari proyeksi sebelumnya sebesar 6,6%.
Selain itu, menurut Bank Indonesia, laju inflasi akan terakselerasi menjadi 5,3%
pada akhir 2013, dibandingkan proyeksi sebelumnya sebesar 4,9%. Namun demikian,
BI menilai suku bunga acuan BI rate tidak akan dinaikkan mengingat inflasi inti
diperkirakan tetap stabil di kisaran 4,2% dan akselerasi kenaikan harga-harga
pada Maret 2013 bersifat sementara. Maret 2013, inflasi Indonesia naik 0,63%mom
atau 5,9%yoy, dalam kisaran tinggi dalam lima tahun terakhir. IHSG hari ini
diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas. Saham
pilihan ASII, INTP, AKRA, BWPT
News Highlights
AKR Corporindo (AKRA) dan Pelindo III mencari pendanaan
eksternal sebesar Rp 4,9-5,6 triliun untuk membangun pelabuhan terintegrasi
bernama Jawa Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa
Timur. Kebutuhan pendanaan itu bisa diperoleh dari pinjaman bank, pembiayaan proyek
(project financing), atau obligasi. Total investasi proyek itu berkisar Rp
7-8 triliun. Sumber pembiayaannya berasal dari ekuitas dan dana eksternal
dengan porsi 30% dan 70%. (Investor Daily)
Mitrabahtera Segara Sejati (MBSS), anak usaha Indika
Energy (INDY), menargetkan pendapatan sebesar US$ 162,6 juta tahun ini atau
tumbuh 15% dibandingkan 2012 senilai US$ 121,6 juta. Perseroan menyatakan pertumbuhan
pendapatan akan ditopang oleh peningkatan kontrak baru. Perseroan belum
bersedia menyatakan target kontrak baru tahun ini. Selama 2012, perseroan
memperoleh kontrak baru sebesar US$ 156,7 juta. Kontrak tersebut terdiri atas
kontrak barging sebesar US$ 28,2 juta dan floating crane senilai
US$ 128,5 juta. (Investor Daily)
Erajaya Swasembada (ERAA) membidik laba bersih tahun ini sebesar
Rp 730 miliar atau melonjak 69% dibanding realisasi tahun 2012 senilai Rp 432,9
miliar. Kenaikan laba ditopang oleh ekspektasi pertumbuhan pendapatan menjadi
Rp 15,5 triliun, lebih tinggi 21% dibanding pencapaian tahun lalu Rp 12,8
triliun. Perseroan memperkirakan kenaikan laba bersih tahun ini sama dengan
tahun lalu. Tahun lalu, pendapatan dan laba bersih perseroan bertumbuh
masing-masing 88% dan 69,5% dibanding periode sama tahun sebelumnya. (Investor
Daily)
Pemerintah memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6,3%–6,8%
pada FY14. Angka itu jauh di bawah target 7%–7,7% sesuai dengan Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2010–2014. Pemerintah menargetkan
penurunan tingkat pengangguran dari 6,14% pada Agustus 2012 menjadi sekitar 5%
pada 2014. Tingkat kemiskinan diharapkan juga turun dari 11,66% pada September
2012 menjadi 8%–10% pada 2014. (Bisnis Indonesia)
Menurut Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, bank
sentral tidak akan menaikkan BI rate mengingat inflasi inti masih akan stabil
di sekitar 4,2% yoy dan akselerasi inflasi pada Maret lalu hanya bersifat sementara.
Inflasi pada akhir 2013, ujarnya, akan mencapai 5,3%, lebih tinggi dari
perkiraan BI sebelumnya di 4,9%. BI juga telah menurunkan
proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini dari 6,6% menjadi
6,4%. (Investor Daily)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar