Jumat, Maret 22

EQUITY_UPDATE 20130322

Market Review DJIA Kamis malam ditutup turun 90 poin atau 0,62% pada 14.421 terutama atas perkembangan persyaratan dana talangan untuk negara Siprus. Setelah parlemen menolak pengajuan pajak deposito bank sebagai syarat penerimaan dana bantuan dari lembaga internasional, kalangan politisi Siprus akhirnya sepakat dibentuknya dana investasi sebagai bagian dari Rencana B dalam rangka permohonan dana talangan dari Uni Eropa. Dana investasi tersebut dikatakan akan diperkuat oleh berbagai dana penghematan, real-estate, dan sumber-sumber lainnya. Rencana B masih akan didiskusikan oleh parlemen Siprus. Sementara itu, ECB memberi batas waktu sampai Senin 25 Maret untuk memberi keputusan resmi. Perbankan dan pasar saham di Siprus belum dibuka sampai Selasa minggu depan. Wall Street kemarin menerima rilis data tenaga kerja mingguan dengan data klaim pengangguran baru mingguan berada pada tingkatan 336 ribu unit, lebih baik dari estimasi konsensus pada 345ribu unit. Di lain pihak, rilis data Existing Home Sales untuk bulan Februari 2013 berada pada tingkatan 4,98 juta unit, atau sedikit lebih rendah dibandingkan estimasi konsensus sebesar 5,0 juta unit. IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Saham pilihan TLKM, PGAS, BSDE, BWPT. (dang.maulida@ipc.co.id) News Highlights Voksel Electric (VOKS) telah meraih kontrak pengadaan kabel senilai Rp 1 triliun. Sebagian besar kontrak berasal dari dalam negeri dan sisanya luar negeri. Perseroan menyatakan kontrak penjualan kabel dari luar negeri datang dari perusahaan listrik Timor Leste, Irak, Srilanka, dan Singapura, dengan nilai masing-masing US$ 6 juta. (Investor Daily) Voksel Electric (VOKS) menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 15% menjadi Rp 2,9 triliun sepanjang tahun ini atau meningkat dibandingkan realisasi tahun sebelumnya Rp 2,47 triliun. Laba bersih diharapkan menjadi Rp 172 miliar atau naik dibandingkan perkiraan tahun lalu Rp 141,69 miliar. Guna mendukung pertumbuhan kinerja keuangan ke depan, perseroan berencana membangun pabrik produksi kabel aluminium dan serat optic. Pabrik itu rencananya dibangun di Cileungsi, Jawa Barat. Perseroan berencana mengakuisisi lahan seluas 3 hektare sebagi lokasi pembangunan pabrik baru tersebut. (Investor Daily) Menurut Menteri Keuangan Agus Martowardojo, pemerintah akan memangkas anggaran belanja kementerian/lembaga negara, termasuk belanja modal, jika penghematan dan pembatasan konsumsi BBM bersubsidi memberi dampak yang tidak signifikan serta penerimaan negara gagal mencapai targetnya. Untuk menghindari pembengkakan subsidi anggaran, pemerintah pertama kali akan menurunkan alokasi belanja barang, sebelum memotong anggaran untuk belanja sosial dan belanja modal. (Bisnis Indonesia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar