Rabu, Juli 11

EQUITY_UPDATE 20120711


Market Review


Dow Jones Selasa kemarin ditutup turun 83 poin atau 0,7% pada 12.653 terutama atas kinerja emiten untuk kuartal II-2012 yang dirilis dibawah estimasi konsensus. Hal ini mengkonfirmasikan bahwa rilis data ekonomi  baik dari Eropa, Jepang, dan Cina sudah memberi dampak pada tersendatnya pemulihan ekonomi Amerika. Investor saham Amerika memang menyambut musim penerbitan laporan keuangan kuartal II-2012 dengan pesimistis, terutama juga dipicu oleh kekecewaan terhadap kinerja emiten Alcoa Inc.   Emiten yang pertama kali rilis kinerja kuartal I-2012 ini menunjukkan kerugian dan penjualan yang menurun. Sementara itu, harga perdagangan komoditas kemarin juga diwarnai dengan sentimen negatif atas prospek penurunan permintaan komoditas global.

IHSG hari ini diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah terbatas.  Saham pilihan  ASII, UNVR, JSMR, SGRO.


News Highlights


Rencana penerbitan saham baru BBTN atau Right Issue yang dijadwalkan pada kuartal III-2012 sudah mendapat persetujuan dari DPR.  Menurut rencana terkini, banderol harga saham baru BBTN adalah Rp1.620 per saham. Jumlah saham baru yang akan dilepas oleh BBTN sejumlah 10%.  Setelah Rights Issue nanti pemerintah masih tetap sebagai pemegang saham mayoritas dengan kepemilikan saham sekitar 60%. Dana hasil Rights Issue sekitar Rp 2 triliun akan dimanfaatkan BTN untuk membiayai ekspansi kredit dan memperkuat permodalan. (Kontan)

GLOB menargetkan laba bersih mencapai Rp 120 miliar di tahun 2012 atau meningkat sebesar 55% dari Rp 77,5 miliar di tahun sebelumnya, sedangkan pendapatan tahun ini ditargetkan pada Rp 3,1 triliun. Sementara itu, pendapatan semester pertama tahun ini sudah mencapai 40% atau sebesar Rp 1,24 triliun dari pendapatan yang ditargetkan, sedangkan laba bersih di semester pertama tahun ini mencapai 50% atau sebesar Rp 60 miliar dari target laba bersih tahun ini. (Neraca)

JSMR mempertimbangkan untuk membidik kemungkinan membangun tol kedua di bagian utara Bali yaitu rute Buleleng – Denpasar sepanjang 50 km.  Kemungkinan pembangunan tol di bagian utara Bali itu sejalan dengan rencana pembangunan bandara ke-2 di Bali bagian utara. Studi kelayakan untuk tol ke-2 ini akan dilaksanakan setelah 2015.  Hingga tahun 2014, JSMR fokus menambah 250 km tol baru di berbagai ruas, termasuk tol pertama di Bali, Nugrah Rai – Benoa sepanjang 10 km. (Neraca)

Bank Indonesia akan membeli surat berharga IMF senilai US$ 1 miliar untuk memperkuat lini pertahanan lembaga internasional tersebut dalam menghadapi krisis global. Surat berharga itu akan dimasukkan ke cadangan devisa BI. (Bisnis Indonesia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar