Kamis, Juni 14

EQUITY_UPDATE 20120614


Market Review


Dow Jones Rabu malam ditutup turun 77 poin atau 0,62% pada 12.496 terutama atas data penjualan eceran Amerika untuk bulan Mei 2012 dirilis dibawah estimasi konsensus. Selain itu masih meningkatnya biaya dana untuk Itali dan Jerman menambah kekhawatiran investor saham.  Atas data penjualan eceran yang dibawah estimasi, investor mulai kehilangan kepercayaan akan kelanjutan pemulihan ekonomi Amerika. Ditengah krisis ekonomi Eropa dan penurunan ekspor Indonesia untuk bulan April 2012 sebesar 3,5% YoY, yang merupakan penurunan pertama sejak tahun 2009, pemerintah Indonesia kembali mengambil langkah untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi domestik yang tinggi, yang terakhir adalah mengucurkan stimulus ekonomi ke sektor infrastruktur dan konsumsi, dengan dana sebesar Rp24 triliun Rupiah yang berasal dari sisa lebih pembiayaan anggaran tahun 2011.  Sementara itu, kemarin, harga minyak kemarin turun, menuju rapat OPEC  minggu ini yang akan memutuskan apakan akan menurunkan kuota produksi. Spekulasi yang beredar adalah, OPEC tidak akan menurukan kuota produksi walaupun permintaan dunia menurun.

Hari ini IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan kecenderungan melemah.  Saham pilihan TLKM, JSMR, UNVR, dan AKRA.


News Highlights


JSMR akan menfinalisasikan perjanjian kredit untuk menopang proyek pembangunan jalan tol di Bali yang menghubungkan Tanjung Benoa, Bandara Ngurah Rai, dan area turis Nusa Dua. Pinjaman tersebut akan berasal dari sindikasi perbankan Bank BCA, Bank Mandiri, Bank BNI, dan Bank BRI.  Proyek jalan tol Bali ini diperkirakan akan memerlukan investasi Rp2triliun Rupiah, yang akan 70% dari dana akan bersumber dari pinjaman dan 30% dari dana internal. (Jakarta Post)

GWSA berencana untuk menggalang dana melalui penerbitan obligasi sebesar Rp500miliar sampai Rp750miliar yang akan digunakan untuk mengakuisisi lahan dan pembangunan superblock.  (Jakarta Post)

MDLN berencana mengakuisisi lahan industri seluas 1.000 hektare (ha) dalam lima tahun ke depan. Sebelumnya, perusahaan properti itu membeli 400 ha lahan indutsri di Cikande, Serang, Banten. Untuk membiayai akuisisi, MDLN menjajaki penerbitan obligasi pada akhir tahun 2012 . (Investor Daily)

BSDE berencana mengubah trase ruas jalan tol Serpong-Balaraja, untuk mendukung aktifitas bisnis properti perusahaan tersebut, sekaligus dinilai berpotensi meningkatkan volume kendaraan di ruas tersebut. (Bisnis Indonesia)

Bank Indonesia menjual term deposit valas bertenor tujuh hari dan 14 hari sebanyak US$ 550 juta dan US$ 150 juta pada lelang kemarin, dengan bunga rata-rata masing-masing 0,16709% dan 0,18%. Total penawaran yang masuk mencapai US$ 1,62 juta. (BI)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar