Pacific Century Place 16/F SCBD Lot 10 Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190 - Indonesia | Call Center 021 5088 7200 | Email : support@indopremier.com | www.indopremier.com
Selasa, Juni 12
EQUITY_UPDATE 20120612
Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup turun 142 poin atau 1,1% pada 12.441 atas kekhawatiran investor bahwa dana talangan sebesar USD125miliar yang akan dikucurkan untuk membantu perbankan bermasalah di Spanyol tidak akan menyelesaikan masalah perekonomian negara tersebut. Investor mengamati bahwa negara tersebut tidak berusaha memadai untuk pertumbuhan ekonomi: sehingga permasalahan yang sebenarnya terjadi adalah masalah solvency (kemampuan membayar hutang) dan bukan masalah likuiditas. Bersamaan dengan ini, imbal hasil obligasi Spanyol yang terus meningkat juga menimbulkan kekhawatiran atas tertutupnya akses pendanaan internasional bagi Spanyol. Kekhawatiran lain mengenai masalah Eropa adalah pemilu ulang parlemen Yunani yang akan dilaksanakan pada 17 Juni. Investor global juga mengkhawatirkan jika pemilu dimenangkan oleh partai anti pengetatan anggaran dan hal ini bisa memaksa Yunani untuk keluar dari negara anggota zona Eropa. Pada pemilu Yunani yang dilaksanakan pada tanggal 5 Mei kemarin, tidak ada mayoritas tunggal yang memenangkan pemilu, dan para partai dengan suara terbanyak gagal membentuk pemerintahan koalisi. Permasalahan di Eropa merupakan fokus utama investor saham kemarin.
Hari ini IHSG diperkirakan bergerak dengan kecenderungan melemah. Saham pilihan JSMR, INDF, PGAS, UNVR.
News Highlights
APLN membukukan marketing sales hingga Mei 2012 sebesar Rp2triliun. Sebagian besar penjualan tersebut dikontribusikan oleh Superblok Green Bay dan Podomoro City (termasuk Podomoro City Extension). APLN merevisi target marketing sales dari sekitar Rp4,5triliun menjadi Rp5triliun pada tahun 2012. (Neraca)
MTDL membatalkan rencana penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Sebelumnya perseroan berencana melakuktan rights issue sebanyak 1,35miliar saham dengan harga pelaksanaan Rp115 per saham. (Neraca)
WIKA berhasil memenangkan kontrak proyek milik PT Chevron Pacific Indonesia senilai USD182,9 juta. Pada konsorsium tersebut, WIKA memiliki porsi sebesar 80% dari nilai kontrak sebesar USD182,9juta. Konsorsium tersebut terdiri dari WIKA, PT Ingha Indonesia, dan PT Singgar Mulia. (Neraca)
PT Toba Bara Sejahtra Tbk, anak usaha PT Toba Sejahtra yang bergerak di sektor tambang di Kalimantan Timur, mengincar produksi batubara hingga 7,6 juta ton hingga akhir tahun ini , atau meningkat sebesar 45,59% dari produksi perseroan tahun lalu sebanyak 5,22 juta ton. (Neraca)
TOTL, per Meri 2012, mencatatkan kontrak baru sebesar Rp639 miliar. TOTL menargetkan kontrak baru mencapai Rp1,8triliun pada tahun 2012. Dengan target kontrak baru tersebut, TOTL menargetkan laba bersih mencapai Rp175miliar pada tahun 2012, lebih tinggi dari laba tahun 2011 sebesar Rp123,51miliar. (Neraca)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar