Senin, September 26

EQUITY_UPDATE 20110926

Market Review


Panik jual yang melanda pekan lalu kami perkirakan masih akan terjadi di pekan ini. Kepastian bangkrutnya Yunani merupakan titik klimaks dari sentimen negatif yang datang dari benua Eropa dan memberikan kepastian mengenai dampak dari kebangkrutan Yunani terhadap industri keuangan di Eropa, Amerika dan benua lainnya. Usaha dari para kreditor untuk memotong hutang Yunani tampaknya cukup sulit karena akan berdampak negatif pada ekonomi negara Eropa yang lain. Akibatnya cukup mustahil bagi Yunani untuk mendapat haircut lebih dalam setelah haircut yang diperoleh pada bulan Juli lalu.

IHSG yang sudah merosot tajam akibat investor asing yang melikuidasi investasinya, kami lihat masih berpotensi turun, melihat sentimen dari Eropa yang masih menunggu kepastian dari kondisi Yunani. Kami menyarankan investor untuk melakukan akumulasi secara bertahap, terutama untuk emiten sektor defensive dan memiliki neraca yang kuat (arus kas yang positif dan hutang kecil). Stok pick : TLKM, ASRI, ASII, GGRM, INDF.


Ringkasan Berita & Komentar


TPIA membukukan pendapatan sebesar uS$ 1,14 miliar pada semester I-2011 atau meingkat 20% dibanding tahun lalu. Peningkatan pendapatan ditopang oleh kenaikan harga jual produk petrokimia yang dipicu oleh kenaikan harga minyak. Perseroan berencana meningkatkan kapasitas produksi cracker dari 600 ribu ton menjadi satu juta ton per tahun serta produksi polyethylene dari 320 ribu ton menjadi 536 ribu ton per tahun, proyek tersebut akan dikerjakan dalam tiga tahun kedepan dengan total investasi US$ 600 juta. Perseroan juga berencana untuk membagi dividen interim tahun buku 2011 sebesar US$ 5 juta atau setara dengan Rp 14,5 per saham.

Pendapatan KKGI tahun ini diperkirakan bisa menembus Rp 2 triliun seriring tingginya realisasi penjalan sampai semester pertama. Per Juni 2011 penjualan batubara mencapai 2,03 juta ton dimana target sepanjang tahun dipatok 3,5 juta ton. Di semester I-2011 pendapatan mencapai Rp 918 miliar dengan laba bersih Rp 214 miliar. Perseroan tahun ini menganggarkan belanja modal sekitar US$ 5 juta untuk pembelian alat berat.

GIAA akan melakukan kuasi reorganisasi pada 2012 untuk menghapus saldo laba negatif sebesar Rp 6,83 triliun.

GZCO akan memperluas lahan tertanam sekitar 6.000-7.000 hektare pada 2012 dengan total investasi sekitar Rp 300-350 miilar. Saat ini luas lahan tertanam mencapai 24 ribu ha dengan luas cadangan lahan sebesar 124 ribu ha. Perseroan juga menyiapkan dana minimal Rp 300 miliar untuk mengakuisisi lahan di Kalimantan.

Bapepam-LK memberikan pernyataan efektif penawaran umum terbatas kepada KIJA dan CFIN. KIJA menargetkan dana yang diraup sebesar Rp 1,5 triliun sedangkan CFIN mencapai Rp 468 miliar.

TRIO ditunjuk sebagai distributor resmi ponsel merek HTC di Indonesia.

ELSA meraih kontrak senilai US$ 108 juta sampai Agustus 2011. Dari jumlah tersebut 79% merupakan kontrak baru yang merupakan kontrak pekerjaan well services yang berlokasi di Kalimantan Timur.

AKRA tahun ini membangun infrastruktur di sekitar tambang batubara di Barito Utara, Kalimantan Tengah dengan dana sebesar Rp 250 miilar. Pembangunan diharapkan tuntas pada 2012 untuk menopang produksi empat tambang batubara milik perseroan.

SIPD melirik bisnis usaha kecil dan menengah dengan meluncurkan Chickenow di wilayah Jabodetabke pada semester II-2011 dengan dana sebesar Rp 750 juta. Proyek Chickenow merupakan penjualan ayam goreng secara ritel melalui gerobak.

FREN akan kembali menerbitkan obligasi konversi senilai Rp 2,7 triliun tahun depan. Penerbitan ini merupakan bagian dari rencana Perseroan mencari pendanaan lewat obligasi konversi senilai Rp 4,7 triliun. Sebelumnya, Rp 2 triliun telah diterbitkan FREN di semester I tahun lalu. FREN akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi tersebut untuk membiayai kebutuhan operasional, modal kerja, belanja modal (capex) dan membayar utang.

WIKA menargetkan dapat memperoleh pendapatan Rp 469,99 miliar dari proyek investasi pembangkit listrik. Saat ini WIKA setidak-tidaknya tengah membangun tiga pembangkit listrik.

INTA meraih nilai pemesanan untuk alat berat dan pembiayaan sebesar US25,3 juta selama Mining Expo yang digelar di Jakarta pada 21 September - 23 September 2011. Nilai tersebut terdiri dari US$20,5 juta untuk 62 unit alat berat dan US$4,8 juta untuk pembiayaan 28 unit alat berat. Dalam ajang tersebut anak usaha perseroan yang bergerak di bidang pembiayaan PT Intan Baruprana Finance (IBF) juga meraih kerjasama pinjaman berupa executing facility senilai Rp75 miliar dengan BNI Syariah.

HITS mematok target pendapatan Rp547 miliar pada tahun depan, meningkat 30% dari target pendapatan tahun ini yaitu Rp421 miliar. Target itu diyakini akan diraih melalui pendirian anak usaha pada bidang transportasi laut paling lambat akhir tahun ini. Perseroan bekerjasama dengan perusahaan pelayaran asal Malaysia Global Crriers Berhad, total akan mendirikan dua anak usaha, satu di Indonesia dan satu di Malaysia.

BI mengungkapkan porsi cadangan devisa yang cukup kuat menjadi modal dasar untuk menahan laju depresiasi rupiah. Bank sentral menyatakan akan terus membeli rupiah di pasar uang untuk menjaga volatilitasnya.

Untuk mengurangi tekanan utang dan menjaga kestabilan harga SUN karena guncangan ekonomi global, Kementerian Keuangan melakukan buyback SUN senilai Rp 2,46 triliun sepanjang 21–23 September 2011.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar