Kamis, September 15

EQUITY_UPDATE 20110915

Market Review



Investor dunia sedikit lega setelah conference call antara perdana menteri Yunani, Kanselor Jerman dan Presiden Prancis yang terlaksana semalam, sepakat untuk menanggani hutang Yunani. Katalis positif lainnya adalah ide mengenai penerbitan obligasi zona Eropa, yang diharapkan dapat meredam krisis hutang negara-negara di Eropa.

Bursa Eropa dan New York bersemangat dengan adanya sentimen tersebut. Dow Jones naik 141 poin ditutup pada 11246. Bursa Asia juga dibuka menguat pada pagi ini dan IHSG berpotensi mengekor sentimen positif yang ada saat ini.

Namun demikian, itikat Bank Indonesia untuk menurunkan tingkat bunga masih akan membawa potensi koreksi pada emiten bank, INDF, KLBF, ASII, INTP, SMGR. Kami lihat pilihan yang aman dalam situasi ini adalah AALI, HRUM yang memiliki hutang kecil dan memiliki porsi ekspor dalam penjualan nya.



Ringkasan Berita & Komentar


ASRI berniat mengakuisisi satu super blok di wilayah Jakarta dan Bali yang akan berlangsung tahun ini. Dengan akuisisi ini, perusahaan memperkirakan, pendapatan berulang atau recurring income bakal bertambah. Pembangunan proyek yang sedang diincar tersebut sudah masuk dalam proses pembangunan, dan diperkirakan dapat mengkontrubusi recurring income Rp 200 miliar per tahun pada tahap pertama tahun ini. Untuk mendanai akuisisi ini, ASRI berencana untuk menerbitkan obligasi dengan target dana sebesar Rp 2 triliun yang ditargetkan terbit akhir tahun ini.

PT Erajaya Swa Sembada akan merelisasikan IPO nya pada tahun ini. Jumlah yang akan dilepas sebanyak 1,32 miliar saham atau setara 40% saham. Rencananya, saham perusahaan yang telah memiliki 200 outlet diseluruh indonesia ini akan ditawarkan kepada investor Amerika.

PTIS mendapatkan kontrak pengangkutan baru dari PT Arutmin Indonesia. Dalam kontrak ini, PTIS akan menyediakan jasa floating crane untuk mengangkut 2,4 juta ton batubara Arutmin. Kontrak tersebut akan berlangsung enam bulan dan masih bisa diperpanjang pada enam bulan berikutnya. Saat ini kontrak yang sudah dimiliki PTIS sebanyak US$ 37 juta hingga US$ 40 juta. Sementara target perolehan kontrak sepanjang tahun ini US$ 50 juta.

PT Sawit Sukses Sejahtera (SSS) anak usaha BWPT memperoleh fasilitas pinjaman sebesar Rp 1,2 triliun dari Bank BRI yang akan digunakan untuk investasi kebun dan pemeliharanaan tanaman. Pinjaman tersebut akan ditarik secara bertahap hingga lima tahun kedepan. Sementara itu BWPT menganggarkan dana US$ 210 juta untuk menanam kelapa sawit di lahan seluas 30 ribu ha hingga 2014.

ADHI bersama mitranya, Goldstar Co Ltd asa Korea Selatan, memenangi tender pembangunan pabrik derivatif minyak milik PT Pertamina senilai US$ 1,5 miliar. Porsi perseroan dalam proyek tersebut mencapai 40% sedangkan Goldstar 60%.

RALS membukukan penjualan Rp 1,54 triliun pada Agustus 2011, naik 121% dibandingkan bulan sebelumnya ditopang oleh momen Lebaran.

PTIS mendapat kontrak pengangkutan batubara sebanyak 2,4 juta ton dari PT Arutmin Indonesia, anak usaha BUMI. Kontrak tersebut berlaku untuk enam bulan dengan opsi perpanjangan selama 6 bulan berikutnya.

FAST menawarkan kupon obligasi sebesar 9-9,8% per tahun yang berdurasi lima tahun. Obligasi tersebut mendapat peringkat AA dengan nilai Rp 200 miliar.

ELTY menggandeng dua mitra untuk menggarap taman hiburan kelas dunia di Lido, Jawa Barat, dimana salah satunya adalah Warner Bros Entertainment Inc. Kedua mitra tersebut akan mengambil saham mayoritas sebesar 55%.

APLN mengakuisisi 80% saham PT Alam Hijau Teduh dari pihak yang tidak terafiliasi. AHT akan mengembangkan lahan di Jakarta Barat. Perseroan belum merinci dana akuisisi tersebut.

EXCL meraih pinjaman Rp1 triliun dari Bank of Tokyo Mitsubishi UFJ dengan waktu jatuh tempo 2 tahun, yang seluruhnya akan digunakan untuk membayar utang kepada dua bank pada akhir bulan ini. Jumlah utang yang akan dibayarkan kepada dua bank itu minimum Rp1 trilun dan paling besar Rp1,4 triliun.

DPNS mengkaji kemungkinan untuk menerbitkan saham baru (rights issue) untuk memenuhi kebutuhan pendanaan investasi bisnis tambang batu bara. Anak usaha perseroan yaitu PT Intitirta Prima Sakti telah menemukan potensi cadangan batu bara sebesar 150 juta-200 juta ton menyusul survei yang dilakukan di areal seluas 500 hektare di Provinsi Jambi.

MYOH mendapatkan persetujuan pemegang sahamnya untuk menggelar penggabungan nilai saham (reverse stock). Setelah penggabungan saham dengan rasio 8:1, nilai nominal saham MYOH akan meningkat dari sebelumnya Rp25 menjadi Rp200. Perseroan juga mendapatkan persetujuan untuk meningkatkan modal dasar dari Rp100 miliar menjadi Rp2 triliun.

BI mulai melakukan intervensi menyusul pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat untuk menekan lonjakan inflasi.

Rencana BI mewajibkan dana hasil ekspor dan penarikan utang luar negeri masuk ke perbankan nasional berpotensi meningkatkan likuiditas valuta asing dan stabilitas nilai tukar rupiah. Lalu lintas devisa tersebut akan diatur dalam Peraturan Bank Indonesia tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dan Penarikan Devisa Utang Luar Negeri yang berlaku mulai 1 Oktober 2011.

BPS optimis pertumbuhan ekonomi Indonesia akan mencapai 6,6% pada kuartal III 2011. Pertumbuhan ekonomi RI pada periode itu akan didukung oleh konsumsi masyarakat yang meningkat pasca lebaran.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar